♥ ALLAH SWT, A Happy Little Family, Grey, Hello Kitty, Deutschland, Frente!, EXO, Adam Sandler.

New Teaching Journal: #2 "Garing"

Di Rabu pagi yang cerah, seperti biasa saya melangkahkan kaki menuju sekolah dasar yang jaraknya hanya beberapa puluh langkah dari kostan. Hari ini, siswa-siswi kelas 5 SD Cikeruh 1 akan mengerjakan ujian remedial bahasa Inggris. Ketika sampai di kelas, kebetulan masih ada wali kelas 5 dan para siswa sedang menghafal perkalian. Baru sampai perkalian 4 ternyata, maka saya putuskan untuk mampir dulu ke kelas lama, melihat kelas 6 sedang sibuk mempersiapkan ujian praktek bahasa Indonesia mereka. Tidak lama kemudian saya dijemput oleh si pintar Meilan untuk masuk ke kelas 5. Murid cantik ini memang cukup mendominasi kelas bahasa Inggris kami. Sambil menunggu Miss Nisa datang membawa soal, saya--ehm, Miss Ziya--membahas homework mereka yang diberikan Miss Nisa minggu lalu. Kebetulan minggu lalu saya skip mengajar karena ada latihan pagi saman. 
Suasana belajar kelas 5
Hasil pekerjaan rumah adik-adik ini sebagai nilai tambahan jika nilai ujian bahasa Inggris mereka kurang bagus. Seringnya saya tidak menuliskan nilai pada homework mereka karena saya menghargai apapun hasil yang mereka kerjakan, hanya mengoreksi dan memberikan ungkapan seperti "good", "excellent", or "learn more". Namun ada beberapa anak yang menuntut untuk diberikan nilai berapapun untuk hasil kerja mereka, tidak masalah selama itu akan memotivasi jadi lebih baik. Ujian remedial berlangsung dengan cepat dan segera dinilai. Ada yang nilainya jadi lebih baik, ada yang sama saja, ada juga yang lebih rendah. Ohya, materi yang diujikan adalah mengenai comparative adjectives. Kelas dilanjutkan dengan materi baru mengenai possessive pronoun yang dijelaskan oleh Miss Nisa. Selalu setiap materi selesai diberikan, adik-adik kelas 5 ini meminta pekerjaan rumah. Sangat rajin dan semangat menurut saya, walaupun tidak jarang ada yang lupa membawa buku atau tidak mengerjakan di minggu depannya hihihi maklum.

Iseng, dreams tree punya mantan kelas 5
Seperti yang pernah saya ceritakan, di kelas 5 ini punya kebiasaan mendengarkan cerita selepas kelas. Saya dan Miss Nisa sempat bingung karena sudah kehabisan cerita, tapi akhirnya saya memutuskan untuk menceritakan salah satu kisah seram dari kakak kelas saya dulu. Mereka sudah sangat excited, duduk rapi dan diam, tapi setelah saya selesai cerita ternyata..... Ada bunyi krik-krik-krik. Gariiiiiiiiiiing. Mereka tidak terlihat takut atau senang walaupun akhirnya bertepuk tangan. Hahaha malu juga sih. Pulang ke kostan, saya searching horror story agar minggu depan tidak kehabisan cerita dan garing lagi. Semoga. Harus latihan bercerita nih, Miss Ziya ehehehe see you next week, studs!

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS
Read Comments

0 komentar:

Posting Komentar