♥ ALLAH SWT, A Happy Little Family, Grey, Hello Kitty, Deutschland, Frente!, EXO, Adam Sandler.

Mengalahkan Pengaruh Ratu Inggris: Diplomasi Publik J. K. Rowling melalui Harry Potter

Siapa yang tidak mengenal J. K. Rowling? Seorang perempuan asal Inggris yang namanya melambung berkat hasil karya sastranya yang memukau: Harry Potter. Jo, panggilan akrabnya, masuk ke dalam peringkat 13 besar wanita paling berpengaruh di Inggris menurut Woman’s Hour Power List.[1] Sementara itu Majalah Nasional Inggris menempatkannya pada urutan pertama mengalahkan Ratu Elizabeth sebagai wanita paling berpengaruh di Inggris pada tahun 2010, salah satu alasannya karena kesukesan Harry Potter yang telah menjadi bentuk diplomasi publik Inggris di dunia.[2]

Bagaimana tidak, mulai dari novel hingga film Harry Potter dari jilid dan episode pertama hingga terakhir, karya imajinatif Jo ini sangat digemari berbagai kalangan di berbagai penjuru dunia. Dunia sihir Harry Potter bukan hanya lagi menjadi tren, tetapi juga panutan oleh para penggemarnya. Lihat saja seperti apa ketenaran film tersebut di India membuat populasi burung hantu menurun karena muncul kebiasaan orang tua memberikan burung hantu pada anaknya seperti dalam film. Akibat peristiwa tersebut, Menteri Lingkungan Hidup India membuat laporan mengenai kemerosotan populasi burung hantu dan menyerukan dilakukannya tindakan keras untuk perlindungan.[3]

Selain itu tentu saja secara tidak langsung, film yang menggunakan Inggris sebagai latar tempatnya ini menarik lebih banyak pariwisatawan untuk mengunjung tempat-tempat indah di Inggris yang ditampilkan dalam film Harry Potter. Belum lagi aksen British yang kental menjadi lebih terkenal dan disukai karena digunakan oleh para pemainnya. J. K. Rowling memperlihatkan peran dan pengaruhnya melalui imajinasi tinggi dalam Harry Potter, sesuai dengan definisi diplomasi publik yang mencakup segala aktivitas baik oleh negara maupun non negara yang berkontribusi dalam mendukung dan mempromosikan soft power untuk membentuk citra nasional negara yang dapat mempengaruhi sikap negara lain. Diplomasi publik juga merujuk pada berbagai bentuk publikasi, film, pertukaran budaya, serta media massa sebagai instrumen utama dalam mendukung kegiatan negara untuk menginformasikan atau mempengaruhi opini publik di negara lain menurut Departemen Luar Negeri AS tahun 1987.[4]

Dari diri saya sendiri, jika saya menjadi tokoh besar seperti J. K. Rowling maka saya akan melakukan hal yang sama yaitu menjadikan negara saya—Indonesia—sebagai latar utama yang dapat menunjukkan berbagai keindahan alam dan kekayaan suku-suku budayanya, tetapi tentu saja dengan lebih menonjolkan kepada sisi nilai-nilai baik yang dianut untuk tetap menjaga dan merawat sumber daya serta potensi yang ada. Harapan saya adalah terciptanya opini publik yang sadar dan mau untuk ikut berpartisipasi dalam menjaga lingkungan tempat tinggal masing-masing masyarakat. Diplomasi publik dengan J. K. Rowling sebagai aktornya, menunjukkan kekuatan soft power Inggris yang mana bahkan hingga novel dan film Harry Potter selesai, dunia imajinatif di dalamnya masih terus diingat dan dikagumi, terlebih dengan munculnya bentuk lain seperti melalui game online


Dibuat untuk memenuhi tugas postingan Facebook pada mata kuliah Teori Hubungan Internasional 1 terkait diplomasi publik.



[1]BBC (2014) Woman’s Hour Power List Top 20 [WWW] BBC Radio 4. Diakses dari: http://www.bbc.co.uk/programmes/b01qj7jd/profiles/power-list (17 Mei 2014)
[2] Iswidodo (ed.) (2010) Pengaruh Penulis Novel Harry Potter Kalahkan Ratu Inggris [WWW] Tribun News. Diakses dari: http://www.tribunnews.com/internasional/2010/10/12/pengaruh-penulis-novel-harry-potter-kalahkan-ratu-inggris (17 Mei 2014)
[3] Eko H. Sofyan (ed.) (2010) Film Harry Potter Picu Krisis Burung Hantu [WWW] Kompas. Diakses dari: http://health.kompas.com/read/2010/11/04/13030274/Film.Harry.
Potter.Picu.Krisis.Burung.Hantu. (17 Mei 2014)
[4] J. Michael Waller (2007) The Public Diplomacy Reader. Washington DC: The Institute of World Politics Press. Halaman 24.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS
Read Comments

0 komentar:

Posting Komentar