Tempat Sampah
Well, hallo! Selamat Ramadhan :)
Belakangan ini gue sering posting status yang katanya galau-galau gitu di timeline LINE (Twitter juga sih...) dan gue mau membahas satu dari sekian banyak postingan dilematis gue: tempat sampah. Alright!
Dimulai dari luapan emosi terhadap salah satu teman dekat gue, and yeah, she didn't realize kalau yang gue maksud di status itu dia. Why? Dia temen baik gue, kenapa juga gue harus marah karena dijadiin tempat sampah? Maybe karena sebagai teman gue juga mau liat dia bahagia, denger langsung cerita bahagia dari mulutnya sendiri sama seperti setiap kali dia cerita sedih sama gue. Udah, it's over now. Gue udah ga marah lagi kok ke dia, gue kan orangnya emang cepet baikan, emosi sesaat. Tapi cerita tentang gue menjadi tempat sampah ga berakhir sampai di situ.
Kadang ketika lo jadi tempat sampah seseorang, lo hanya melihat dari sudut pandang orang tersebut. Jadinya secara tidak langsung lo berpihak pada orang yang curhat sama lo. Saat jadi tempat sampah, lo juga bakal tau kebusukan orang lain yang ga semua orang tau. That's make you feel "Geez, seandainya mereka tau kalo dia tuh sebenernya begini dan begitu." Gue sedang sangat merasakannya, jadi tempat sampah. Bisa bikin kotor ketika lo ga pake plastik untuk melapisi sampah yang lo terima. Tapi jadi sangat berguna buat banyak orang, mereka ga perlu nyimpen sampah mereka sendirian, bisa bikin mereka bersih dan lega. Think positively.
So,what do I want? Tetap menjadi tempat sampah seperti sekarang yang terkadang harus menumpahkan sebagian dari sampah itu ke jalanan, atau menutup tempat sampah yang sewaktu-waktu bisa dibuka? For me, being the trash bin bisa membuat hal positif bagi sendiri dan orang lain, just like recycle bin. Gue mau bilang maaf dan makasih juga ke beberapa teman dekat gue yang udah bersedia memungut sampah gue yang luber ke jalanan dan atau sampah yang gue buang sendiri ke mereka. Tempat sampah bukan hal negatif sama sekali, hanya jika kita bisa melihat sisi positifnya. It won't make you smell of course! Haha, kalo lo bisa menyaring dengan baik setiap "sampah" yang datang ;)




