♥ ALLAH SWT, A Happy Little Family, Grey, Hello Kitty, Deutschland, Frente!, EXO, Adam Sandler.

Late Fangirl

We are one!
[now.smtown.com]
Annyeong~
How's your day? Semoga ga kayak gue yah yang cuma nyampah di rumah. Well, I just wanna announce you that I'm officially a trash. Not literally trash but an EXO trash, alias EXO-L(ove). Yes, I'm one of infinite fans of them. Telat banget ya, 22yo baru suka gini-ginian, fangirling idol K-Pop. Ketularan krucil-krucil (keponakan) gue kali, maklum mereka ABG, umurnya masih belasan *sok tua*. Mau cerita sedikit kenapa gue bisa jadi fans EXO (telat pula). Ketertarikan gue sama dunia belahan Korea Selatan sebenernya udah dari lama, dari jaman drama Dae Janggeum dan Full House tayang di tv lokal Indonesia, tapi udah gitu aja ga berlanjut ke K-Pop. Semua dimulai saat K-Wave menyerang penjara suci.....iya, temen-temen dan kakak-kakak kelas gue di IC hampir semuanya keranjingan boyband dan girlband Korsel. 

Waktu itu lagi rame-ramenya Super Junior (Suju) dan Sonyuhshidae (SNSD/Soshi/Girls Generation) yang baru debut. Gue sih biasa aja, ga terlalu suka-suka banget, lagi ngefans banget sama Frente malah. Sampai lah pada saat dimana seorang teman gue yang ELF (fans Suju)--sebut saja Milda--memperkenalkan gue pada SNSD dan Gee (lagu hits mereka). Bahkan dia menyuruh gue menghafal nama-nama personil SNSD. Duh, muka mereka sama semua, gerutu gue waktu itu, tapi toh akhirnya gue hafal juga 9 member SNSD, and you know what gue koleksi MV SNSD sefolder sampai saat ini. Di antara girlband lain, SNSD memang yang lagu-lagunya selalu nyangkut di kuping gue. Gue sempat suka sama beberapa idol lain kayak Jung Yonghwa CN Blue dan Nickhun 2PM, tapi hanya sebatas tertarik. Ketertarikan sama beberapa idol ini karena mereka muncul di variety/reality show dan gue adalah variety show queen (kembarannya drama queen), canda. 

Artis Korsel lain yang sempat menarik perhatian gue adalah Lee Sunkyun dan Lee Pilmo berkat kemampuan akting mereka di drama. Mereka kemudian kalah di hati gue sama seorang artis multitalent bernama Cha Taehyun. Dari variety show 1 Day 2 Night alias Ilbak Iil lah gue mengenal lebih dekat Taehyun oppa yang juga pernah mengeluarkan album dan jadi pemeran utama di film hits My Sassy Girl. Gue jatuh cinta sama kepribadiannya yg cheerful dan loyal, bayangin aja dia menikah with his first love setelah pacaran kurang lebih 13 tahun dan sekarang udah punya 3 orang anak. Selain Taehyun oppa, gue juga terpukau sama seorang new broadcaster mantan pro-gamer, Hong Jinho. Lagi-lagi karena gue nonton variety show, kali ini Crime Scene dan The Genius. Oppa yang masih single dan lebih muda dari Taehyun oppa ini disebut sebagai brain-sexy man karena kejeniusannya.

Maaf bertele-tele, mari masuk ke part dimana gue bisa jadi seorang trash. Jadi, kesukaan gue terhadap EXO adalah karena ketertarikan gue kepada salah seorang membernya, Kim Minseok alias Xiumin. Ketika itu variety show queen (read: gue) sedang menonton ulang Crime Scene Season 2 yang mana di 3 dari 13 episodenya muncul guest yang namanya sangat ear-catching dan bikin gue penasaran. Di salah satu episode, dia berperan sebagai Vocal Si (Korean: Si Gasu). Awalnya gue biasa aja, ga menyelidiki lebih dalam, cuma berpikir "Oh, EXO". Sebelumnya gue juga udah kenal EXO, karena gue nonton--lagi-lagi--variety show Roomate dari season 1 yang salah satu membernya adalah Park Chanyeol, rapper EXO. Cuma saat itu Chanyeol ga bisa bikin gue tertarik lebih dalam ke EXO. Waktu gue tau temen deket gue--sebut saja Talit--jadi fans EXO, gue bilang kalo disuruh pilih suka siapa di EXO ya gue pilih cheerful-Chanyeoli, karena belum kenal semua member. Mungkin lingkungan sangat berpengaruh terhadap pembentukan karakter gue #naon, jadilah gue tau bahwa salah satu pemeran di drama bagus yang gue tonton yaitu It's Okay It's Love adalah juga seorang member EXO, Do Kyungsoo alias D.O. Ga nyangka juga sih karena mukanya familiar dan aktingnya top.

Finally, pelan-pelan ketertarikan gue bertambah menjadi kecintaan setelah menonton reality show EXO called EXO Showtime. Dalam beberapa jam saja gue hafal ot12. Tidak sampai di situ, gue juga nonton variety mereka lainnya dan bahkan mini drama EXO, EXO Next Door. Dua lagu EXO yang menarik perhatian gue adalah Exodus (come back mereka ada di Roomate Season 1) dan Growl (muncul di soundtrack Crime Scene 2). Setelah itu gue suka hampir semua lagu-lagu mereka. Bohong gue pernah bilang lebih tertarik sama girlband than boyband, buktinya gue ga pernah sampai jadi Sone (fans SNSD) tapi sekarang resmi jadi seorang EXO-L. Begitulah cerita perjalanan hidup gue sebagai late-fangirl. But better late than never, kan? Toh positively gue jadi ga galau karena broken heart yang tak kunjung sembuh dari tahun lalu. Mengenyampingkan EXO yang sekarang bersembilan, gue sebagai loyal and humble fans selalu mendukung Kris, Luhan, dan Tao yang telah meninggalkan EXO Planet. Apapun itu alasannya, walaupun gue lebih menyudutkan SM, tapi semoga mereka dapat yang terbaik dengan solo setelah kembali ke negara asalnya. Gue sangat berharap sama Lay, hang on there Lay! You can do it, the best! Dan juga member EXO-M lain, Chen dan of course uri Umin oppa, much loves. Untuk EXO-K: Suho Leader, Cheerful Chan, Cutie Baek, Lovely Kyungsoo, Manly Kai, and Charming Sehun Maknae, I will always be on your side. EXO-K + EXO-L + EXO-M = ONE.
 
My Bias: Fake Maknae Kim Minseok
[now.smtown.com]

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS
Read Comments

WW

Uuuuuu~ Double Double U
Recently, I prefer Watching than Writing ehehe masih suka nulis sih tapi pendek-pendek. Nulis jurnal aja jarang, apalagi skripsi hahaha rajin cuma karena lagi magang jadi content writer. Sangat jarang posting di blog ini karena beberapa kali sempet error, mau posting tulisan bagus yang agak serius tapi font dan size wordnya berubah-ubah sendiri. So, I want to welcome you to my tumblr http://grauleben.tumblr.com/ yang lebih up to date walaupun kebanyakan reblog doang haha. Udah lama bikin tapi followernya baru 14, lebih mending sih daripada blog ini cuma 3. Anyway, selamat menyambut bulan Mei!


with much loves,
Zizi


  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS
Read Comments

Tentang Kamu (Bagian Terakhir)

Tidak terasa sudah setahun sejak tangis semalaman itu, sejak mengurung diri 3 hari di kamar, sejak hati berlubang untuk yang kedua kalinya. Tulisan ini untuk kamu, tentang kamu, semoga yang terakhir. Terima kasih telah--setidaknya--berusaha berada (kembali) di jalan yang benar, entah itu dengan alasan hanya untuk kebaikan kamu atau kita. Maaf telah menyesatkan dan selalu mengeluh, hanya menjadi benalu. Ini tangis terakhir untuk diriku sendiri karena kamu, aku berjanji.


Masih banyak hal yang perlu dipertanyakan, sama seperti dulu, tapi sepertinya tidak perlu dijawab. Biar rahasia tetap menjadi rahasia. Biar kata-kata terakhirmu dulu--yang aku yakin hanya untuk meredakan tangisku--menjadi abu, literally. Ya, pada akhirnya tidak ada 2 atau 3 tahun lagi itu, bukan? Tidak ada aku yang terlalu baik, hanya alasan untuk pergi, hanya alasan untuk apa yang disebut dengan menjaga hati. Karena pada akhirnya aku menjadi munafik atas kata-kataku sendiri.

Sekali lagi, kata maaf itu paling mudah diucapkan, tapi tidak mudah dilakukan. Aku masih sama, menunggu ucapan terima kasih atas setiap bentuk yang aku beri, hanya untuk tau kamu bahagia. Tetapi nyatanya tidak, semua pemberianku itu hanya mengganggumu. Maka aku putuskan untuk berhenti. Tahukah betapa sulitnya berhenti peduli? Seperti berdiri di atas awan, usaha sia-sia yang hanya membuatku terjatuh. 

Aku masih sama, menunggu ucapan maaf atas setiap bentuk perbuatanmu yang tanpa kamu sadari telah menyakiti, hanya untuk tau aku bisa dan akan bahagia. Tidak perlu susah payah menolak, aku tidak memaksamu, tidak akan pernah memaksa hatimu untuk kembali, karena tidak ada yang bisa mengontrol hati kecuali Dia. Satu hal yang perlu kamu pahami, begitu juga aku, kamu tidak bisa mengontrolku untuk membuka hati. Biar saja hati ini terbolak-balik secara alami, toh aku tidak akan mengganggumu lagi. Aku akan pergi dengan sendirinya, tanpa perlu kamu usir.

Hanya satu hal yang aku tau, kamu baik untuk dirimu, dan aku tidak akan percaya lagi kata-katamu. Biarlah orang memandangmu baik, karena memang kamu baik, dan biarlah hanya aku yang tau burukmu, karena itu hal berharga yang tersisa yang dapat aku miliki sendiri. Mengetahui itu sudah cukup, jangan melakukannya terhadap orang lain lagi, jangan berikan pada yang lain, biarkan menjadi milikku saja. Cerita kita, hanya kita dan Dia yang tau. Hari ini aku menutup pintu ini dan membuang jauh-jauh kuncinya tanpa ada kunci baru, tidak perlu. Jika aku harus jatuh cinta lagi aku harap itu terjadi pada waktu yang sesuai dengan ketentuan-Nya, dengan orang pilihan-Nya.

Aku harap kita tidak akan bertemu lagi, jika kita masih menjadi orang egois yang sama.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS
Read Comments

Perbedaan

Saya mengetahui bahwa kita sedang sama-sama berjuang, tetapi kita memilih cara yang berbeda. Saya dengan segala proses denial ini, yang saya lakukan dengan alasan mengurangi segala pemikiran negatif dan perasaan sakit ketika harus tanpa sengaja menghadapi anda, dan anda dengan cara anda sendiri. Mari saling menghargai perbedaan cara kita dan jangan menyerah. Ketika saya masih dalam frase sakit dan harus operasi (yakni belum ikhlas dengan keadaan, belum memaafkan anda, dan belum percaya pada Allah), mungkin anda telah berada dalam masa pemulihan setelah operasi selesai. Setiap orang butuh waktu yang berbeda dalam masa penyembuhannya untuk kembali sehat. Saya termasuk yang lama. Bukan berarti saya tidak akan sembuh. Terima kasih kepada teman-teman terdekat yang telah menyadarkan akan hal ini. Maaf saya belum bisa bersikap biasa seperti apa yang kalian ingin kan, tapi tolong percaya lah. Saya akan--berusaha segera--sembuh.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS
Read Comments

Never happened?


  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS
Read Comments