complicated
ditambah lagi tahun ini adalah tahun tanpa ujian mandiri universitas negeri sebelum SNMPTN. memang, tahun angkatan saya ini bener-bener banyak cobaan. dulu waktu UN SMP, pertama kali ada matpel IPA. sekarang, sulit cari jalur mandiri universitas negeri. ooh ya, sekarang juga lagi repot-repotnya daftar perguruan tinggi swasta yang menyediakan program beasiswa, baik di luar, ataupun di dalam negeri. sayang, orang tua saya belum memberikan lampu hijau untuk kuliah S1 di luar Indonesia. mungkin karena saya anak perempuan satu-satunya (dari 2 bersaudara ;)) jadi orang tua belum rela melepas jauh-jauh. mungkin juga karena biaya yang mahal (kuliah dan hidup), cari beasiswa penuh S1 di luar sangat sulit saya jangkau. mungkin juga karena keduanya (mungkin yang besar)
sebenarnya peniadaan jalur mandiri universitas negeri membuat kerugian yang cukup besar menurut saya. pertama, membuat kemungkinan masuk univ yang diinginkan lebih kecil karena hanya ada satu jalur. kedua, membuang waktu lebih lama menunggu SNMPTN dan jelas "libur panjang lulus SMA dengan kuliahan dikantong" impian saya pupus sempurna. ketiga, pembatalan jalur PPKB yang telah saya ikuti (yang dengan repot saya siapkan) membuat hati dongkol. sedangkan ketentuan/persyaratan jalur undangan SNMPTN sendiri saja belum jelas. webnya masih underconstruction.
panitia SNMPTN, depdiknas, pemerintah, tidakkah anda sekalian mendengar jeritan hati anak-anak angkatan ini?
mengapa persiapan segala perubahan ini tidak dibuat dan dipublikasikan dari jauh-jauh hari??
kenapa harus mendadak?!
mental kami (saya) belum siap, pak, buk!
halah. alasan-alasan yang hanya akan menjadi sampah mata dan kuping. hadapi saja. semakin banyak rintangan semakin menantang. semakin kelihatan kualitasnya. semakin banyak pengalamannya. semakin banyak pembelajarannya. juga semakin memperkuat fondasi hidup di masa yang akan datang.
pak-buk pemerintah, lihat saja nanti. di masa kami menjadi pemegang kekuasaan atas negara ini, anda sekalian akan hidup dengan nyaman di masa tua. anak-cucu anda tidak akan mengalami hal-hal yang hanya membuat dosa (bisa diartikan sesuai pikiran anda dan kenyataan saat ini) seperti kami.
tunggu masa itu datang..







