♥ ALLAH SWT, A Happy Little Family, Grey, Hello Kitty, Deutschland, Frente!, EXO, Adam Sandler.

New Teaching Journal: #1 "Kelas 5"

Why new? Karena saya diharuskan berpindah hati (cieee pindah ngajar ketang) dari kelas 6 ke kelas 5. Masih tetap di SD Cikeruh 1 dan masih mengajar bahasa Inggris dalam program Happy Teacher JEC, saya kembali berbagi ilmu di semester ini. Bedanya adalah sekarang saya mengajar siswa-siswi kelas 5 SD di hari Rabu pagi dan dengan partner baru (cihuy!) namanya Nisa. Partner saya itu sudah lebih berpengalaman mengajar di kelas 5 karena sudah dari semester sebelumnya. Agak sirik juga sih ketika dia hafal menyebutkan nama beberapa anak, saya sendiri sangat lama menghafal nama orang hehe.

Suasana kelas baru (maaf ngeblur dikit :p)
Ada lagi nih yang baru, di kelas ini saya menemukan kebiasaan-kebiasaan yang tidak saya temui di kelas 6, salah satunya adalah kedisiplinan. Anak-anak kelas 5 rajin sekali membersihkan kelas (menyapu dan mengepel) sebelum kelas dimulai pukul 7. Tepat pukul 7, mereka akan duduk di kursi masing-masing dan ketua kelas mulai mengomandokan untuk membaca doa dan memberi salam. Yang membuat saya cukup kaget, pagi tadi (23/4/14), saya yang masuk kelas terlambat karena harus menyiapkan soal untuk UTS disambut dengan suara hafalan perkalian dari dalam kelas, wow! Mungkin wali kelas 5 sudah masuk terlebih dahulu sebelum saya datang.

Miss Nisa and her students ;)
Di kelas 5 ini, anak-anaknya lebih mudah diatur dan lebih tanggap dibandingkan dengan kelas 6, perbedaan yang cukup terasa. Ohya, mereka memanggil kami--guru bahasa Inggris--dengan sebutan "Miss", loh! Hihi ehem Miss Ziya~ Satu hal lagi yang agak berbeda di kelas baru saya adalah, setiap selesai belajar bahasa Inggris mereka akan meminta saya atau Nisa untuk bercerita sambil duduk ramai-ramai di depan kelas. Their favorite is horror story! Ternyata itu memang sudah menjadi kebiasaan mereka sejak diajar oleh teh Chella dulu, senior saya di HI yang juga ikut Happy Teacher. Saya senang-senang saja dengan beberapa perubahan tersebut, toh saya tipe orang yang mudah beradaptasi. Namun, saya sadari masih banyak kekurangan dalam mengajar, terutama untuk lebih interaktif (misalnya menyuruh mereka maju mengerjakan soal ke depan kelas).

Zonan sedang mengerjakan UTS :))
Semoga bisa terus belajar sambil berbagi ilmu :)

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS
Read Comments

Visit Jatinangor: Tentang Kebersamaan

IAIC VJ 18-19/4/14
Really excited kalau sudah berhubungan dengan mempromosikan Jatinangor. Belum banyak orang yang tau tentang daerah ini, tapi saya bermukim di sini untuk menimba ilmu dari 3 tahun lalu sampai setidaknya setahun ke depan, AAMIIN! Di mana sih Jatinangor? Bandung kah? Sumedang kah? Ah, tidak terlalu penting. Ada hal lain yang perlu dibanggakan dari Jatinangor selain sebagai wilayah pendidikan (ada Unpad, ITB, IPDN, Ikopin), yaitu keindahan alamnya. Di postingan ini, saya pernah menunjukkan sedikit cantiknya Jatinangor. Alhamdulillah, berkat salah satu proker Ihsan sebagai ketua IAIC Bandung yang baru, saya diberi kesempatan untuk berbagi keindahan itu dengan......keluarga saya, melalui acara Visit Jatinangor :)

Ojan diberi amanah sebagai ketua dalam acara ini dan saya sendiri sebagai humas. Teman-teman IAIC Unpad Jatinangor lain juga memiliki peran masing-masing, terutama dari angkatan Foranza, Gycen, dan Axivic. Awalnya, saya desperate mempersiapkan Visit Jatinangor. Selain karena deadline tugas dan UTS, ternyata partisipasi teman-teman IAIC Bandung tidak memenuhi target kami panitia. Untung saja respon yang berdatangan sangat baik, sampai ada IAIC region tetangga ikut dalam kegiatan ini (Vielen dank, Megoong, Moshi, Haykal!). Twit-twit labil saya tentang Visit Jatinangor akhirnya menyentuh beberapa teman yang kemudian menyemangati. Saya yakinkan diri, pasti berhasil!

Hari H tiba. Persiapan sudah lengkap, pasukan sudah datang meskipun tidak on time sesuai jadwal, bismillah... Acara hari pertama berlangsung cukup lancar. Hujan memang sedikit mengganggu Running Unpad di sore itu, tapi toh kami tidak sendirian. Kami terjebak hujan bersama kelompok masing-masing :)
Kegiatan puncak yaitu final Running Unpad di kolam renang tidak dilanjutkan, untungnya tergantikan dengan makan tumpeng dan main werewolf bersama di tengah villa Cikuda. Ah, kami toh masih bersama.

Hari kedua Visit Jatinangor. Sepertiga dari peserta tidak mengikuti kegiatan selanjutnya, tidak masalah karena masih ada sisa 20 orang lainnya ditambah kedatangan masing-masing seorang dari angkatan Nozomika dan Civeramoz. Setelah sarapan, kami berangkat dari Unpad menuju kaki gunung Manglayang, yay! Lelah? Pasti. Tapi kami berjalan bersama-sama, melewati kebun, sawah, dan sungai, hingga sampai ke lapang yang luas di balik sebuah pohon besar di kaki gunung Manglayang. Ya, semuanya sampai atas dalam waktu 3 jam. Selamat! Rasa lelah tergantikan dengan keindahan alam yang ada, ditambah lagi sudah ada mie instan yang menunggu disantap ;9
Puas makan dan berfoto, dan dilanjutkan berwudhu dengan air sungai kemudian melaksanakan sholat Dzuhur, kami pun turun kembali ke Unpad dan rangkaian acara Visit Jatinanor berakhir bahagia.

Kami di kaki gunung Manglayang
Begitulah saya menghabiskan long weekend di bulan ini, dengan kebersamaan di Visit Jatinangor :)

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS
Read Comments