♥ ALLAH SWT, A Happy Little Family, Grey, Hello Kitty, Deutschland, Frente!, EXO, Adam Sandler.

BAHAGIA ITU SEDERHANA

Beberapa hari yang lalu, saya dan seorang teman sekampus sedang diliputi kebahagiaan karena hal yang sepele: mendengar dan melihat. Di hari itu juga, saya mendapatkan pesan dari seorang teman di kampus lain yang juga mengenai kebahagiaan:


"Mendengar istri (kalau udh punya) mengomel di rumah, berarti aku masih punya keluarga

Mendengar suami (kalau udh punya) masih mendengkur di sebelahku berarti aku masih punya suami

Mendengar ayah dan ibu menegurku dengan
tegas berarti aku masih punya orang tua.

Merasa lelah dan pegal linu setiap sore, itu
berarti aku mampu bekerja keras.

Membersihkan piring dan gelas kotor setelah
menerima tamu di rumah, itu berarti aku
punya teman.

Pakaianku terasa agak sempit, itu berarti aku cukup gizi.

Mencuci dan menyetrika tumpukan baju, itu
berarti aku memiliki pakaian.

Membersihkan halaman rumah, jendela,
memperbaiki talang dan selokan air, itu
berarti aku memiliki tempat tinggal.

Mendapatkan banyak tugas yang merepotkan,
itu berarti aku dipercayai dapat melakukannya.

Mendapatkan rekan kerja/bisnis yang
mengesalkan menandakan karier/bisnis ku
masih bergerak dan hidup.

Mendapatkan banyak komplain dari pelanggan
kita menandakan kita masih punya pelanggan, masih loyal dan menginginkan kita
menuju perubahan ke arah lebih baik.

Mendengar nyanyian yang fals, itu
berarti aku masih bisa mendengar.

Mendengar bunyi jam alarm di pagi hari, itu
berarti aku masih hidup.

Menderita sakit, berarti Allah sedang membersihkan diriku dari dosa-dosa, agar diriku bersih ketika kembali kealam baka dan masuk syurga.

Subhanallah. Ternyata masih banyak hal yang dapat kita syukuri setiap hari.

Aku juga bersyukur mendapatkan pesan ini,
karena secara tidak sadar aku masih memiliki
teman yang peduli padaku.

Seseorang yang peduli tentang aku telah
mengirimkannya kepadaku.

Dan karena aku peduli tentangmu maka aku
mengirimkannya juga kepadamu.

Berhenti mengeluh dan bersyukurlah.
Bersyukur dalam setiap keadaan

Semoga yang membaca pesan ini selalu
diberkahi dengan kesehatan, kebahagiaan dan
kedamaian. Aamiin..."


Setelah mendapat pesan itu, saya hanya mengirimkannya pada mama. Mungkin saya adalah tipe orang yang mudah menspesialkan sesuatu sehingga tidak ingin dengan acak mengirimkan pesan seperti itu pada sembarang atau bahkan semua orang. Pesan itu pun saya post di blog ini karena saya menganggap anda semua--para pembaca, siapapun itu--adalah orang spesial bagi saya. Terima kasih sudah berkenan membaca tulisan-tulisan lepas di blog ini. Selamat berbahagia (yang begitu sederhana)!

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS
Read Comments

0 komentar:

Posting Komentar