Teruntuk: Manusia yang tidak pernah puas
Sore ini, 25/04/13, saya spontan menangis histeris ketika melihat foto ini di home facebook, yang di-share oleh salah seorang kakak kelas. Ketika mama di rumah dengan segenap jiwa membantu proses kelahiran para ibu, menolong para bayi untuk menatap dunia, di belahan dunia lain ada manusia yang tega--sejujurnya sangat tidak tega mengatakan ini--menyantap manusia-manusia kecil. Mereka SESAMA manusia loh. Terlebih, tidak berdaya. Mungkin saya berlebihan, mungkin emosi saya sedang tidak stabil, mungkin sifat saya yang cengeng, atau mungkin akal pikiran sehat manusia sudah mulai hilang.
"Ya Allah, ampunilah segala dosa umat manusia, karena hanya Engkau yang berhak memutarbalikkan dunia fana ini."
Hai, bayi-bayi mungil, sampai bertemu di surga-Nya, aamiin.






0 komentar:
Posting Komentar