Menghargai yang Remeh
Hampir setiap broadcast dari contact BBM, selalu saya end chat. Terutama dari teman-teman adik saya yang biasanya berisi "invite blablabla", atau dari rekan bisnis yang berisi iklan. Namun suatu ketika, saya merasa tertampar setelah membaca salah satu broadcast dari seorang teman adik saya yang isinya sangat mengobati. Mengobati? Ya, mengobati otak saya yang sedang sakit dan berpikir untuk melakukan hal bodoh. Sejak saat itu, saya berusaha untuk lebih menghargai setiap chat yang masuk sekali pun tampak remeh.
"Apakah anda pernah setia tapi diduakan?
Apakah anda pernah percaya tapi dikhianati?
Apakah anda pernah mencintai tapi disakiti?
Apakah anda pernah memiliki tapi akhirnya kehilangan?
Apakah anda pernah jujur tapi ditipu?
Apakah anda pernah berharap tapi harapan itu cuma sia-sia?
So,
Lebih baik kita menunggu orang yang tepat,
daripada menghabiskan waktu dengan orang yang salah
Lebih baik kita tidak bersentuhan tangan, tapi cukuplah kita bersentuhan hati
Lebih baik kita tidak jalan berdua, tapi cukuplah kita bertemu dalam doa
yuk share ke temanmu"






0 komentar:
Posting Komentar