♥ ALLAH SWT, A Happy Little Family, Grey, Hello Kitty, Deutschland, Frente!, EXO, Adam Sandler.

My Pet

Di sela-sela kehidupan asrama, gue yang selama ini tidak diperbolehkan memelihara hewan apapun oleh kedua orang tua gue, memutuskan untuk merawat laba-laba yang muncul di suatu kamar di gedung J lantai 1.
Gue lupa cerita detailnya, yang jelas selama beberapa lama sewaktu kelas 2 gue memelihara si Lobi-lobi, laba-laba imut nan cantik ini :)

 

Rumahnya berupa toples besar yang tutupnya diganti dengan plastik sampul buku yang dilubang-lubangi. Dia sangat lahap memakan mangsanya. Gue selalu kasih dia makan laba-laba kaki panjang (nama lainnya egrang) yang berkeliaran di sudut-sudut kamar, daripada mengganggu cewe-cewe Axivic kece, mending gue tangkep buat hidangan makannya si Lobi.

Ini dia si Lobi vs egrang, pastinya dalam beberapa detik si egrang akan menghilang dari dalam toples. Seru banget liat Lobi-lobi makan. Lahap. Nyam! Nyam!

 

Kadang kalau mangsanya terlalu besar, dia suka mengulum-ngulum dulu sampai bisa disantap. Pinter banget emang laba-laba gue. Lobi suka bandel, makanannya ga diabisin, jadi bikin kotor sarangnya kaaaan. Sesekali kalau udah kotor gue bersihin deh toplesnya, si Lobi diungsikan dulu.
Ini nih foto Lobi yang jelas...


Cantik kan? Kayak yang punya #eh. Kenapa gue bisa bilang dia cantik? Karena dia betina. Dari mana gue tau dia betina? Coba liat ini:

 

Apa itu? Itu anak-anaknya Lobi. Buanyaaaaaaaaaaaak banget. Kecil-kecil kayak semut. Jadi ceritanya, pada suatu hari gue reguler dan pulang ke rumah, pas balik ke asrama ternyata Lobi-lobi menghilang! Dia melarikan diri dari toples. Aku pun sangat sedih #apaseh. Gue cari-cari ke seluruh penjuru kamar tapi dia tetap tidak ada. Pasrah, gue pun merelakan kepergian Lobi.

Namun, ternyata takdir berkata lain, Lobi-lobi mendadak muncul di sebelah meja belajar gue 3 hari kemudian. Seneeeeeeng deh waktu tau Lobi balik. Ternyata dia merindukan aku #makinngaco. Kembalilah hari-hari bahagia gue bersama Lobi.

Tidak lama setelah Lobi kembali, gue dibuat heran oleh peliharaan centil gue satu ini. Tiba-tiba muncul sesuatu seperti permen mentos (bulat putih agak gepeng) di bawah badannya. Semakin lama permen mentos Lobi itu semakin membesar melebihi badannya. Sejujurnya gue khawatir, jangan-jangan Lobi terkena penyakit atau apa.

Di suatu sore yang panas di Serpong, selagi gue mendinginkan diri di poli klinik, dari jauh tiba-tiba Nisa alias Osong, teman sekamar gue kelas 2, berteriak-teriak memanggil nama gue.
"Zizooooong! Zizoooong!", katanya, mungkin dia ngefans sama gue sampai histeris manggil-manggil gitu, pikir gue.
"Zooooong! Cepet ke kamar! Laba-labamu melahirkan anak banyaaaaak banget!", lanjut Nisa. Oh. Laba-laba melahirkan? Bukannya bertelur ya?
APA?! Gue terperangah (cie-ileh). Lobi punyak anak??? Jadi permen mentos yang dibawa-bawa diperutnya itu ternyata telurnya? Gue pun lari ke kamar dan mendapati meja belajar gue penuh dengan bayi-bayi Lobi. Oh my... So cute... 

Mungkin sebagian besar orang akan ngeri, takut, atau jijik melihat begitu banyaknya laba-laba kecil di depan mata. Tapi bagi gue, anak-anak Lobi adalah suatu keberhasilan gue merawat binatang. Unlucky, kamera gue si Chiba saat itu baterainya sekarat, padahal momen tersebut adalah saat yang membahagiakan. Bukannya difoto malah jadi direkam, itu juga belum sedetik langsung pingsan si Chiba. Ga bisa diajak kompromi memang kamera pertama gue itu. Yah... Yang penting momen telur Lobi yang menetas sempat terabadikan.

Setelah peristiwa tersebut, gue merasa kalau gue ga sanggup merawat Lobi dan anak-anaknya yang sangat amat banyak sekali, bisa-bisa roommate gue pada kabur. Alhasil dengan berat hati gue melepaskan Lobi dan bayi-bayi imutnya di bawah pohon di depan gedung asrama. Hiks.

Begitulah. Sampai saat ini dan selamanya gue tetap cinta Lobi-lobi, my first pet, dan anak-anaknya. Walaupun gue juga suka kucing, tapi gue pikir memelihara binatang yang jarang dihiraukan itu jauh lebih asik dan menantang. Kehidupan gue tanpa Lobi tetap berlanjut. Tapi gue belum bisa menemukan pengganti Lobi sampai sekarang. Lobi-lobi, you're the first and the best spider for me :') Danke für die schöne Tage...

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS
Read Comments

0 komentar:

Posting Komentar