♥ ALLAH SWT, A Happy Little Family, Grey, Hello Kitty, Deutschland, Frente!, EXO, Adam Sandler.

hobi akhir-akhir ini

الْحَمْـدُ للهِ الَّذي أَطْعَمَنـي وَسَقَانَا وَجَعَلْنَا مُسْلِمِينَ
"Alhamdu lillahhil-ladzi ath-amanaa wa saqaana waja'alanaa muslimiin"


Kenapa gue post doa ini? Karena rasa syukur gue atas nikmat makan yang telah Allah SWT berikan hari ini. Barusan gue baru aja abis makan sama Acil di bale 1 cafe, yang di samping fisip. Lucunya menu makanan yang kita pesen bertema lebaran. Ayu pesen opor ayam lontong dan gue pesen sate lontong. Ayu: Idul Fitri banget, gue: Idul Adha banget.

Sebenernya bukan itu yang pengen gue ceritain, tapi salah satu hal yang gue dan Ayu tadi perbincangkan (red: gosip) selama makan. Ayu cerita tentang temennya (cowo) yang dilarang orangtuanya pacaran dengan cewe berjilbab. Ya ya ya gue tau, this is my second post about the hijab thing. Kembali ke cerita si Acil, orangtua temennya itu beralasan bahwa perempuan yang akan jadi menantunya harus pake jilbab setelah nikah dengan anaknya. Gampangnya gini, si temennya Ayu harus nikah sama cewe non hijab, setelah mereka nikah barulah si cewe non hijab yang udah jadi istrinya itu harus pake jilbab. It is weird, isn't it?

Kenapa juga baru boleh berjilbab setelah menikah? Kenapa juga si orangtua mau anaknya nikah sama permen tanpa bungkus padahal ada permen yang terbungkus rapi? (Dicerita tadi, temennya Ayu lagi deket sama cewe berjilbab, tapi malah dilarang). Duh, maaf banget soal kata-kata permen tanpa bungkus, itu cuma perumpamaan, soalnya kebawa emosi juga denger cerita itu.

Apa hubungannya dengan hobi gue akhir-akhir ini? Hobi gue belakangan ini adalah surfing. Bukan di laut, tapi di internet. Gue lagi suka meluncur dari satu account ke account lain dan dari satu blog ke blog lain. Awalnya emang cuma kepo, cuma ke orang-orang tertentu aja. Tapi ternyata dari hobi itu gue banyak nemuin pelajaran-pelajaran berharga. Gue bisa baca tulisan-tulisan orang lain yang bikin hidup gue lebih berwarna, bikin gue sadar kalo kehidupan orang itu sangat beragam, dan dari situ gue bisa ambil hikmahnya.

Salah satu tulisan yang gue temui adalah tulisan mengenai seorang perempuan yang memutuskan untuk memakai jilbab. Bagaimana pertimbangan dan konsekuensinnya untuk berhijab. Ternyata gue menemukan tulisan yang hampir sama di blog lain, dan yang ini lebih dekat dengan lingkungan gue. Setelah baca tulisan-tulisan itu, gue jadi tergerak untuk peduli. Selama ini gue terlalu cuek untuk menanggapi hal-hal seperti itu. 

Ada foto yang ditag ke account fb guru sejarah gue, dan foto itu bikin gue menemukan fakta lain tentang jilbab zaman sekarang. Di balik model jilbab yang sedang jadi trend saat ini dan dibangga-banggakan orang yang memakainya, it makes akhwat look like nun. Beberapa hari yang lalu, ada dosen gue yang pake jilbab model begitu, dan itu bikin gue yang liat jadi berpikir dan berpikir. Haruskah gue bangga karena jilbab sedang jadi trend/mode? Ataukah gue harus sedih karena model jilbab yang mengikuti kaum (agama) lain?

Waktu minggu kemaren gue pulang ke rumah, nyokap bilang baju gue makin ga beres. Udah bukan style IC lagi lah. Gue sadar bahwa harusnya gue bisa lebih baik, bahkan membawa orang lain di lingkungan gue juga jadi lebih baik. Jadi dengan kesadaran dan banyaknya pelajaran yang gue dapet, kapan gue akan mulai perubahan?

It must be NOW




gue,
dengan segala usaha gue
BISMILLAH

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS
Read Comments

0 komentar:

Posting Komentar